Kamis, 03 Oktober 2013

GENERASI MUDAH YANG MENGALAMI KRISIS KEBANGSAAN


Generasi mudah saat ini telah mengalami krisis kebangsaan. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya generasi mudah yang berprilaku yang tidak sesuai dengan agam, seperti banyak generasi mudah saat ini yang tidak bertaqwakepada Tuhan YME. Saat ini banyak remaja muslim yang tidak berpegang teguh pada agama dan syariat islam yang mengakibatkan para remaja sekarang menjalin hubungan kasih sayang dengan pasangan yang bukan muhrimnya. Dan tidak jarang hal tersebut sampai kepada prilaku yang memalukan yaitu berhubungan seks sual.
Pada saat ini moral para remaja juga dipengaruhi melalui beredarnya vidio purno di internet. Model-model pakaian saat ini kebanyakan juga telah meniru bangsa barat yang mengakibatkan hilangnya jati diri bangsa indonesia asli. Bukan masalah moel pakaian saja akhlak remaja negara indonesia juga kian memburuk. Faktanya banyak generasi muda saat ini yang melampiaskan masalah-masalah yang dihadapinya dengan minum-minuman keras, menggunakan narkoba, pergi ketempat hiburan malam dan bahkan sampai ada yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Itu semua merupakan kerusakan moral jati diri bangsa yang begitu fatal. Dan itu semuanya juga terjadi karena lemahnya sistem pendidikan agama dinegara. Padahal jika generasi muda mempunyai ketaqwaan yang kuat pasti tidak akan ada tindakan-tindakan yang melanggar hukum seprti korupsi, kolusi, seks, dan tindakan penyimpangan lainnya, karena mereka sudah menganggap dirinya selalu di awasi oleh Yang Maha Kuasa sehingga mereka takut dosa dan akan selalu berbuat baik.
Cara yang paling tepat mengatasi masalah jati diri remaja indonesia yaitu dimulai dari diri sendiri. Para remaja harus sadar terlebih dahulu kemudian berusaha merubah sikap, agar berkepribadian sesuai dengan pribadi bangsa indonesia. Bangsa indonesia mampu menjalankan nilai-nilai dengan baik yaitu dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan YME, karena dengan keyakinan dan ketaqwaan yang tinggi maka remaja indonesia akan mempunyai rasa takut terhadap dosa sehingga enggan akan berbuat salah. Secara otomatis apabila para remaja telah menanamkan kuat, jati diri bangsa indonesia pada dirinya melalui cara-cara diatas, maka para remaja dapat dengan sendirinya memilih dan memilah pengaruh kebutuhan lain yang masuk kenegara indonesia. Yang baik kita pakai dan yang buruk dan tidak sesuai dengan jati diri bangsa indonesia kita tinggalkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar