KEADAAN WAKTU PEMILIHAN KEPALA DESA
Pada
saat menjelang pemilihan Kepala Desa, masyarakat desa merasa cemas dan binggung
karena awalnya calon Kepala Desa cuma ada satu. Mereka tidak ada yang mau
mencalonkan sebagai Kepala Desa . Tetapi pada akhirnya salah satu pemilik
pabrik rokok diDesa itu mempunyai pemikiran untuk mencalonkan salah satu dari
warga untuk menjadi calon Kepala Desa. Pada awalnya dia(calon kepala desa)
tidak maumenerima amanaj itu karena dia merasa tidak pantas dan belum sanggup
untuk menjadi seorang pemimpin Desa, tetapi semua masyarakat dan pemilik pabrik
rokok tersebut tetap bersih kokoh untuk mencalonkan dan mendukungnya. Dan pada
akhirnya di bersedia dan sanggup untuk menjadi calon kepala desa walaupan dia
merasa berat.
Tiga
hari sebelum pemilihan kepala desa, para calon mendatangi semua rumah warga
desa untuk meminta do’a restu. Begitu juga dengan para tim sukses dari kedua
calon tersebut juga ikut mendatangi rumah warga desa dengan tujuan untuk
memberi sedikit uang dan menyuruhnya warga untuk memilih calon kepala desa yang
didukung karena setiap calon kepala desa mempunyai tim sukses sendiri-sendiri.
Agar mendapat suara terbanyak dan terpilih menjadi kepala desa, tim sukses dari
pemilik pabrik rokok yang mendukung calon kepala desa nomer 2 juga berjanji
apabila calon yang didukung terpilih menjadi kepala desa maka para pegawainya
diajak pergi rekreasi dengan tidak dipunrut biaya.
Malam
hari sebelum pemilihan kepala desa, tim sukses dari kedua calon menjaga semua
warga desa agar tidak terjadi pengeboman dan perkalahian dari kedua tim sukses
dan semua warga desa. Penjagaannya dilakukan disetiap RT demi keamanan warga
desa. Tetapi pada malam itu juga terjadi pengeboman kepada salah satu warga
yang mendukung calon nomer 2. Pengeboman ini dilakukan oloh tim sukse dari
calon nomer 1, denagn cara memberinya uang yang lebih dari yang diberi oleh
timsukses calon 2 karena dia (tim sukses calon 1 )ingin warga tersebut mendukung dan memlilih
calon kepela desa nomer 1, tetapi itu semua tidak berhasil sebab tertangkap
basah oleh salah satu dari tim sukses calon 2. Uang yang awalnya mau dikasihkan
kepada salah satu warga tersebut diambil oleh tim sukses calon 2 dan
berkata”mana uangnya biar aku buat beli makanan dan rokok untuk warga yang jaga
malam. Pada akhirnya uang tersebut dikasihkan kepadanya, lalu tim sukses calon
1 pergi dengan muka yang ditekuk-tekuk.
Pagi
harinya para waga desa pergi kebalai desa untuk melakukan pemilihan calon
kepala desa. Para calon duduk berdampingan dan keluarganya juga ikut serta.
Pada waktui itu para polisi dan hansip juga ikut mengmankan jalan dan keamanan
warga. Ada yang menjaga di masjid, pertigaan dan tempat-tempat lainnya.
Pemilihan berjalan dengan lancar sampai siang hari. Setelah selesai maka
dilakukan perhitungan suara warga desa juga ikut menyaksikannya. Perolehan
suara awalnya tidak kalah jauh, keduanya mendapatkan suara yang sama. Tetapi
pada akhirnya perolehan suara terbanyak didapatkan oleh calo nomer dua, para
pendukungnya sangat senang karena calonnya berhasil menjadi kepala desa yang
baru.
Setalah
kemenangannya, kepala desa yang baru mengadakan tasyakuran yang diikuti oleh
semua warga desa dengan dimeriahkan oleh para penyanyi dan wayang kulit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar